Milky si kelinci bertelinga satu

image

Dalam perjalanan pulang dari Lembang, kita melewati beberapa penjual kelinci di jalan Setiabudi. Dengan tampang imut2nya Fabian minta dibelikan kelinci, mau nggak mau deh mampir di si penjual kelinci. Akhirnya dia minta dibelikan dua ekor kelinci seharga 50.000 rupiah, satu berwarna coklat dia beri nama Choco dan satu berwarna putih yang dia beri nama Milky. Kita sampai di Jakarta sudah jam sepuluh malam, kelinci kita kandangkan di bekas kandang anjing.
Keesokan paginya terjadi kehebohan, kelinci coklat sudah tergeletak mati, kelinci putih walaupun sehat telinganya hilang satu.
Hingga kini kita belum mengetahui kucing atau tikus yang menjadi predatornya.
Dan sekarang tinggal Milky si telinga satu menjadi peliharaan Fabian, untuk mengajarkannya akan rasa tanggung jawab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: