Pagi 2 Desember 2014

image Sehabis membawa dua anjing berjalan,  gue duduk diteras atas merenung kilas balik hidup dimasa lalu. Selalu timbul satu pertanyaan yaitu ‘koq bisa’. Masa sekolah yang amburadul, terpuruk dalam kelamnya pergaulan, jatuh bangun dalam kehidupan, pasang surut ekonomi rumah tangga dsb. Ngga pernah gue bayangkan bahwa dalam kehidupan kedepannya akan merasakan senang dan bahagia (dalam ukuran gue), koq bisa?! Akhirnya gue sampai pada satu kesimpulan  sabar yang tiada batas dan selalu bersyukur atas segala karunia Tuhan yang diakibatkan pahitnya perjalanan hiduplah yang membuat perasaan gue seperti sekarang. Mudah2an gue tetap bisa mensyukuri segala apa yang telah Tuhan berikan buat gue, karena dengan bersabar dan bersyukur gue dapat menikmati dan melewati pahitnya kehidupan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: